FokusTotabuan, Bolsel – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan menunjukkan peran aktif dalam mengawal perencanaan pembangunan daerah dengan menghadiri pembukaan Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) RKPD Tahun 2027, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Berkah, Kantor Bupati Bolsel, Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Kamis (15/1/2026).
Wakil Ketua DPRD Bolsel Ridwan Olii hadir langsung dalam forum tersebut bersama jajaran pemerintah daerah. Sementara unsur Forkopimda, para camat, serta peserta lainnya mengikuti kegiatan secara virtual.
Bagi DPRD, konsultasi publik ini memiliki arti strategis karena menjadi ruang awal dalam memastikan dokumen RKPD 2027 disusun secara komprehensif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. RKPD sendiri merupakan dokumen tahunan yang menjadi dasar penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027, sehingga setiap prioritas yang dirumuskan harus terukur, realistis, dan berdampak langsung.
Dalam pemaparan forum, sejumlah fokus pembangunan 2027 diselaraskan dengan target RPJMD, antara lain penguatan daya saing komoditas unggulan daerah seperti kelapa, cengkeh, tuna, cabai rawit, dan cakalang. Selain sektor unggulan, peningkatan layanan dasar, pemberdayaan UMKM, tata kelola pemerintahan partisipatif, hingga percepatan reformasi birokrasi berbasis digital turut menjadi perhatian.
DPRD juga menekankan pentingnya optimalisasi infrastruktur dan pemanfaatan energi sebagai katalis pertumbuhan ekonomi daerah. Pengawasan terhadap efektivitas investasi pembangunan dinilai krusial agar setiap kebijakan mampu menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan bagi masyarakat.
Melalui keterlibatan aktif ini, DPRD Bolsel menegaskan komitmennya menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara terintegrasi. Dokumen RKPD 2027 diharapkan tidak sekadar menjadi formalitas perencanaan, tetapi benar-benar menjadi peta jalan pembangunan yang inklusif, terarah, dan akuntabel bagi Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. (infotorial)









